Purbalingga - MIN 3 Purbalingga melaksanakan upacara bendera rutin pada Senin pagi (09/02/2026) di halaman madrasah. Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat dengan diikuti seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Bertindak sebagai pembina upacara, Guru Kelas V C, Mugi Priatin, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan amanat tentang enam syarat dalam mencari ilmu yang bersumber dari syair yang sering dinisbatkan kepada Imam Syafi’i, sebagaimana dikutip dalam kitab Ta’limul Muta’allim atau nazham Alala.
“Seorang penuntut ilmu harus memiliki
enam hal, yaitu: Dukaun/Dzakā’un (kecerdasan), yaitu kemampuan berpikir dan
memahami pelajaran, Wakirsun/Hirshun (semangat), yakni kesungguhan dan tekad
kuat dalam belajar, Ṣabr (sabar), yaitu ketahanan dalam menghadapi kesulitan
dan proses panjang, Bulghah/Dirhamun (biaya atau bekal), sebagai sarana
pendukung dalam menuntut ilmu, Irsyād al-Ustādz atau Suhbatu Ustādz (bimbingan
guru), yaitu belajar dengan arahan dan tuntunan guru, serta Ṭūl al-Zamān (waktu
yang lama), artinya ilmu membutuhkan proses dan tidak dapat diraih secara
instan,” jelasnya.
Melalui amanat tersebut, pembina
upacara mengajak seluruh siswa untuk terus semangat belajar, menghormati guru,
serta bersabar dalam proses menuntut ilmu.
Kepala MIN 3 Purbalingga H. Achmadi,
S.Ag., M.Pd. dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan
upacara yang berjalan tertib.
“Upacara bendera bukan sekadar
rutinitas, tetapi juga sarana menanamkan karakter, kedisiplinan, dan
nilai-nilai kebaikan. Enam syarat mencari ilmu yang disampaikan pembina upacara
menjadi pengingat bagi siswa agar bersungguh-sungguh dalam belajar dan menghargai
proses,” ungkapnya.
Upacara ditutup dengan doa bersama
dan dilanjutkan kegiatan pembelajaran seperti biasa.(emi)
👍💕
BalasHapusmakasih bu Karti
BalasHapus