SEMARANG – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh tenaga pendidik dari Madrasah
Ibtidaiyah Negeri 3 Purbalingga. Setelah berhasil melewati tahapan Seleksi
Penulis Modul Ajar Esensial Integrasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pembelajaran Mendalam (PM), dua guru madrasah tersebut kini
melaju ke tahap pembekalan teknis.
Sebagai tindak lanjut atas kelulusan seleksi tersebut, kedua
guru terpilih diwajibkan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Modul
Ajar secara luring yang diselenggarakan di Hotel Candi Indah, Jl. Dr.
Wahidin No. 112, Jatingaleh, Semarang. Kegiatan ini berlangsung intensif selama
tiga hari, mulai Minggu hingga Selasa, 12-14 April 2026.
Delegasi MIN 3 Purbalingga
Kedua guru MIN 3 Purbalingga yang menjadi wakil dari
Kabupaten Purbalingga tersebut adalah:
- Unik
Fepriyanti, S.Pd.I., M.Pd. (Mata Pelajaran Bahasa Indonesia)
- Herdina
Pratiwi, S.Pd.
(Mata Pelajaran Bahasa Inggris)
Keduanya terpilih karena dinilai memiliki kompetensi dalam
menyusun materi ajar yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai esensial KBC dan
PM ke dalam kurikulum madrasah.
Pembukaan oleh Kabid Pendidikan Madrasah
Acara Bimtek secara resmi dibuka pada hari Senin (13/04/2026) oleh
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah,
Dr. Amin Handoyo, Lc., M.A. Dalam arahannya, beliau menyampaikan
apresiasi kepada para penulis yang lolos seleksi dan menekankan pentingnya
modul ajar yang berkualitas.
"Penyusunan modul ini merupakan langkah strategis untuk
memastikan integrasi KBC dan PM dapat terimplementasi dengan baik di kelas.
Guru yang terpilih hari ini adalah ujung tombak transformasi literasi dan
manajemen proyek di madrasah," ujar Dr. Amin Handoyo dalam sambutannya.
Fokus Bimbingan Teknis
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan
pendampingan khusus mengenai teknik penulisan modul yang sistematis, kreatif,
dan aplikatif. Modul yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi panduan bagi
guru-guru lain dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan dengan
perkembangan zaman.
Kepala MIN 3 Purbalingga menyampaikan rasa bangganya atas
pencapaian ini. Keikutsertaan Ibu Unik dan Ibu Herdina diharapkan tidak hanya
membawa nama baik madrasah, tetapi juga mampu mengimbaskan ilmu yang didapat
kepada rekan sejawat di lingkungan internal maupun di tingkat kabupaten.(emi/timhumasmin3purbalingga)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar