Purbalingga – MI Negeri 3 Purbalingga turut memeriahkan Karnaval
Pawai Budaya tingkat Kecamatan Bukateja yang digelar pada Kamis
(20/08/2026). Kegiatan berlangsung meriah dengan menampilkan keberagaman budaya
Indonesia melalui berbagai pakaian adat dari sejumlah daerah di Nusantara.
Karnaval diikuti oleh keluarga besar MIN 3 Purbalingga yang
terdiri atas guru dan pegawai, ustadzah MIN 3 Purbalingga, paguyuban wali
murid, Polisi Cilik (Pocil) MIN 3 Purbalingga, serta seluruh peserta didik
kelas 3 sampai dengan kelas 6.
Dalam pawai tersebut, setiap kelas menampilkan pakaian adat
dari daerah yang berbeda. Peserta didik kelas 3A mengenakan pakaian adat
Aceh, kelas 3B Batak, dan kelas 3C Minangkabau. Sementara itu, kelas 4A
dan 4B menampilkan pakaian adat Jawa Barat, sedangkan kelas 4C
mengenakan pakaian adat Jawa Tengah.
Keberagaman semakin terlihat pada peserta didik kelas V. Kelas
5A menampilkan pakaian adat Kalimantan, kelas 5B Sulawesi, dan kelas 5C
Minahasa. Adapun peserta didik kelas VI menampilkan budaya dari wilayah
Indonesia bagian timur dan daerah lainnya, yaitu kelas 6A Maluku, kelas 6B
Papua, serta kelas 6C Betawi.
Kepala MIN 3 Purbalingga, H. Achmadi, S.Ag., M.Pd.,
menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam
kegiatan tersebut.
“Karnaval pawai budaya ini menjadi momentum yang sangat baik
bagi anak-anak untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan keberagaman budaya
Indonesia. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya belajar tentang
pakaian adat, tetapi juga belajar menghargai perbedaan dan menumbuhkan rasa
bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Menurutnya, keikutsertaan seluruh keluarga besar madrasah
menunjukkan semangat kebersamaan dan kekompakan MIN 3 Purbalingga. Guru,
pegawai, ustadzah, wali murid, Pocil, dan peserta didik bersama-sama memberikan
warna dalam kemeriahan pawai budaya tingkat Kecamatan Bukateja.
“Terima kasih kepada seluruh guru, pegawai, ustadzah,
paguyuban wali murid, tim Pocil, dan seluruh peserta didik yang telah
mempersiapkan diri dengan baik. Semoga kegiatan ini semakin menumbuhkan
kecintaan anak-anak terhadap budaya Nusantara sekaligus mempererat kebersamaan
keluarga besar MIN 3 Purbalingga,” tambahnya.
Karnaval pawai budaya tersebut menjadi salah satu bentuk
nyata edukasi budaya di luar kelas. Dengan mengenakan pakaian adat dari
berbagai daerah, peserta didik MIN 3 Purbalingga turut menunjukkan bahwa Bhinneka
Tunggal Ika merupakan kekayaan yang harus terus dijaga dan diwariskan
kepada generasi penerus bangsa.(timhumasmin3purbalingga)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar