Purbalingga — Pelaksanaan
Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten/Kota di MI Negeri 3
Purbalingga, Rabu (09/09/2026), berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat.
Kegiatan ini menjadi ajang bagi peserta didik madrasah untuk menunjukkan
kemampuan akademik serta mengembangkan potensi dan kompetensi yang dimiliki.
Pada hari pelaksanaan,
terdapat dua mata pelajaran yang diujikan, yaitu IPAS Terintegrasi dan Matematika
Terintegrasi. Pelaksanaan IPAS Terintegrasi berlangsung pukul 10.00–12.00
WIB, sedangkan Matematika Terintegrasi dilaksanakan pukul 15.30–17.30
WIB.
Masing-masing mata
pelajaran diikuti oleh 48 peserta dari 16 MI se-Kecamatan Bukateja.
Setiap madrasah mengirimkan tiga peserta untuk mengikuti setiap mata pelajaran
yang dilombakan.
MIN 3 Purbalingga turut
mengirimkan peserta terbaiknya. Untuk cabang IPAS Terintegrasi, peserta
yang mengikuti kompetisi adalah Kiei Sakhi Sashmitha Edi (kelas 6A), Mutiara
Jasmine Fortuna Wijaya (kelas 6B), dan Alverta Qory Mahathir (kelas 6A).
Sementara itu, pada
cabang Matematika Terintegrasi, MIN 3 Purbalingga diwakili oleh Wahyu
Birul Walidain (kelas 6A), Itun Khomsiah (kelas 6A), dan Okalina Fahrul Askanah
(kelas 6B).
Seluruh peserta mengikuti
pelaksanaan OMI dengan tertib dan penuh konsentrasi. Dukungan dari guru
pendamping dan madrasah turut memberikan motivasi kepada para peserta agar
dapat mengikuti kompetisi dengan sebaik-baiknya.
Kepala MIN 3 Purbalingga,
H. Achmadi, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta
yang telah mengikuti OMI dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Ia juga
menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, proktor, dan teknisi yang
telah mempersiapkan dan mendukung pelaksanaan kegiatan.
“Kami mengucapkan terima
kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, proktor,
dan teknisi yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab dalam mempersiapkan
dan melaksanakan OMI Tingkat Kabupaten/Kota ini. Berkat kerja sama dan koordinasi
yang baik, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan
tanpa kendala yang berarti. Semoga kerja keras dan dedikasi yang diberikan
menjadi amal baik serta memberikan manfaat bagi kemajuan madrasah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kepala
Madrasah berharap pengalaman mengikuti OMI dapat menjadi motivasi bagi para
peserta untuk terus belajar, mengembangkan potensi, serta berani berkompetisi
secara sportif.
“Kompetisi ini bukan
hanya tentang meraih juara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengasah
kemampuan, menambah pengalaman, serta membangun rasa percaya diri. Semoga
seluruh peserta dapat memberikan hasil terbaik dan menjadikan pengalaman ini
sebagai motivasi untuk terus belajar dan berprestasi,” ungkapnya.
Pelaksanaan OMI Tingkat
Kabupaten/Kota di MIN 3 Purbalingga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya
madrasah dalam mengembangkan potensi akademik peserta didik sekaligus mendorong
lahirnya generasi madrasah yang berprestasi, percaya diri, dan mampu berkompetisi
secara sportif.(humasmin3purbalingga)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar